Pada hari Sabtu, 27 September 2025, Komunitas Buddhis di Singapura mendapat kehormatan besar atas kunjungan istimewa dari Bhante Santacitto dari Indonesia. Kunjungan yang merupakan bagian dari rangkaian Dhamma Teaching Tour ini diselenggarakan oleh Buddhist Fellowship dan Indonesian Buddhist Community (IBC). Kegiatan ini, dilaksanakan pada Sabtu, 27 September 2025, bertempat di Buddhist Fellowship Lavender, yang berlokasi di 310 Lavender Street, Singapura. Acara berlangsung selama sehari penuh, dimulai dari pukul 09.00 hingga 17.00 SGT (GMT+8). Program utama dari kunjungan ini adalah kegiatan Studi Sutta Sehari Penuh yang berfokus pada kajian mendalam terhadap Mahānidāna Sutta. Kegiatan ini disambut antusias oleh para umat Buddha yang hadir untuk mendalami ajaran Dhamma langsung dari seorang guru yang berdedikasi dan terpelajar.

Kegiatan Studi Sutta sehari penuh ini berlangsung dari pagi hingga sore hari, dengan Bhante Santacitto memimpin pembahasan materi dalam bahasa Inggris. Fokus utama kajian adalah Mahānidāna Sutta, sebuah teks fundamental dalam Kanon Pali yang secara eksplisit membahas doktrin inti ajaran Buddha, yaitu Rantai Sebab-Akibat yang Saling Bergantungan (Paticcasamuppāda).
Bhante Santacitto, dengan latar belakang akademis dan pengalaman spiritual yang mendalam, berhasil mengurai dan menjelaskan mata rantai Paticcasamuppāda secara terperinci. Kelas ini menawarkan kesempatan langka bagi para peserta untuk:
Antusiasme peserta tercermin dari interaksi tanya jawab yang hidup dan mendalam, menunjukkan tingginya minat komunitas untuk mendalami ajaran luhur ini. Program Studi Sutta mendalam ini berjalan sukses, memberikan bekal pengetahuan Dhamma yang kuat kepada para peserta. Kehadiran Bhante Santacitto, dengan kemampuan beliau dalam menyampaikan ajaran Dhamma yang mendalam secara jernih dan kontekstual, menjadikan hari Sabtu, 27 September 2025, sebagai momen berharga bagi pengembangan spiritualitas umat di Singapura. Kegiatan ini telah memenuhi misinya untuk menyediakan kesempatan langka mendalami Dhamma dan memperkuat praktik ajaran Buddha di komunitas.