Berita Detail

Latifah

Sebanyak 23 mahasiswa dari berbagai semester membangun komitmen nyata terhadap lingkungan melalui Workshop Pengolahan Sampah yang digelar di TPS 3R Jalibar Berseri, Kota Batu, dengan didampingi Latifah, DPL PPM. Kegiatan yang berlangsung secara intensif pada Sabtu, 1 November 2024, pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini, diselenggarakan oleh mahasiswa Semester V melalui pengelolaan dana kas mereka sendiri. Hal ini menunjukkan inisiatif dan jiwa kepemimpinan yang patut diacungi jempol.

 

 

 

Workshop ini merupakan langkah persiapan strategis untuk mendukung kelancaran Program Pengabdian Masyarakat (PPM) yang akan dilaksanakan di lingkungan Vihara Dharma Sila, Magetan, pada Januari 2025 mendatang. Tujuannya adalah membekali peserta dengan wawasan dan keterampilan praktis pengelolaan sampah, yang akan diintegrasikan dengan topik PPM "Sinergi Pendidikan Keagamaan Buddha dengan Literasi Ekologis dalam Mewujudkan Masyarakat yang Peduli Lingkungan."

 

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Seorang mahasiswa semester III asal Lombok, misalnya, dengan tekun memanfaatkan setiap detik pelatihan untuk menguasai pembuatan paving block.  Ia tampak sangat antusias karena dapat melihat langsung potensi penerapannya.  “Di tempat asal saya, sudah ada usaha sejenis ini tapi hanya berproduksi bila ada pesanan," ujarnya penuh semangat.

 

Sementara itu, peserta lain tampak asyik dalam sesi kreatif membuat gantungan kunci estetik dari tutup botol bekas. Tidak kalah seru, para mahasiswa juga mendapat pelatihan mendalam tentang pembuatan dan manfaat ecoenzyme. Dijelaskan bahwa ecoenzyme, larutan hasil fermentasi limbah organik, mengandung asam organik (seperti asam asetat dan sitrat) serta berbagai enzim (seperti lipase, tripsin, dan amilase) yang bersifat antibakteri dan mampu menguraikan bahan organik. Cairan serba guna ini dapat dimanfaatkan sebagai disinfektan, pupuk tanaman, dan pengurai limbah rumah tangga.

 

Selain keterampilan praktis, Ketua TPS 3R Jalibar Berseri, Ibu Titik Setyowati, memberikan materi fundamental mengenai manajemen pengelolaan sampah, khususnya pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya. Ibu Titik menekankan bahwa penanaman kesadaran ini harus dimulai sejak usia dini. Oleh karena itu, DPL PPM mengingatkan Kembali kepada para mahasiswa agar dapat mengintegrasikan nilai-nilai pemilahan sampah ini ke dalam metode pembelajaran yang menyenangkan di Sekolah Minggu Buddha nanti.

 

Yang membanggakan, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa Semester V sebagai pelaksana inti PPM, tetapi juga melibatkan mahasiswa Semester I dan III. Langkah ini memastikan transfer pengetahuan dan keberlanjutan program pengabdian masyarakat, sekaligus menjadi bekal life skill yang berharga bagi seluruh peserta.

 

Atas nama penyelenggara, ucapan terima kasih yang tulus disampaikan kepada Ibu Titik Setyowati dan seluruh tim TPS 3R Jalibar Berseri atas ilmu dan pengalaman yang telah dibagikan. Semangat kolaborasi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para mahasiswa, terutama inisiatif dari mahasiswa Semester V untuk mengadakan kegiatan ini dengan melibatkan adik-adik tingkatnya, merupakan bentuk nyata dari pendidikan karakter dan rasa tanggung jawab sosial.

 

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi fondasi yang kuat bagi kesuksesan PPM Januari mendatang, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mencetak agen-agen perubahan yang peduli lingkungan di tengah masyarakat.

PPM Tematik

Pengelolaan Sampah Terpadu